PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Hasan Busyairi, menegaskan pentingnya peran pendidikan sebagai garda terdepan dalam mencegah terjadinya perundungan (bullying) terhadap anak, khususnya yang masih di bawah umur. 

Menurutnya, dunia pendidikan tidak hanya bertanggung jawab mencetak generasi cerdas, tetapi juga generasi yang memiliki karakter kuat dan beretika.

“Pendidikan harus menjadi benteng utama dalam membentuk karakter anak-anak, agar mereka tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki empati, rasa hormat, dan tidak melakukan kekerasan dalam bentuk apa pun terhadap teman sebayanya,” ujar Hasan, Sabtu, 5 April 2025.

Ia menyampaikan keprihatinannya atas sejumlah kasus perundungan yang melibatkan anak-anak, baik sebagai pelaku maupun korban, yang terjadi di lingkungan sekolah. 

Hal ini menunjukkan perlunya penguatan pendidikan karakter dan peran guru dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan inklusif.

Hasan juga mendorong dinas pendidikan serta seluruh elemen sekolah untuk lebih aktif melakukan sosialisasi dan pembinaan, serta membentuk tim khusus yang bisa menangani dan mencegah tindakan perundungan sejak dini.

“Kita ingin Palangka Raya menjadi kota yang ramah anak. Maka dari itu, upaya pencegahan perundungan harus dimulai dari ruang-ruang pendidikan kita sendiri,” tegasnya. (MARINI/j)