BORNEONEWS, Palangka Raya - Pendeta Victor Tinambunan, Ephorus atau pimpinan tertinggi Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), melakukan kunjungan resmi ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah pada Sabtu, 5 April 2025.
Kedatangannya disambut hangat oleh para jemaat dan pengurus gereja di Bandara Tjilik Riwut. Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian lawatannya ke berbagai jemaat HKBP di seluruh Indonesia.
Tujuan utama kunjungan ini adalah untuk memberikan pembinaan kepada para pelayan gereja HKBP Palangka Raya. Pembinaan tersebut difokuskan pada penyatuan pemahaman dan perumusan program kerja untuk empat tahun ke depan. Hal ini penting untuk memastikan keselarasan visi dan misi gereja dalam menjalankan pelayanannya.
Selain pembinaan, kunjungan Ephorus juga berkaitan erat dengan pembangunan Gedung Sopo Singkolo HKBP Palangka Raya. Pembangunan gedung ini menjadi prioritas utama untuk meningkatkan layanan kerohanian, khususnya bagi anak-anak Sekolah Minggu.
"Gedung ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan dan wadah pengembangan generasi muda," katanya Sabtu, 5 April 2025.
--page
Puncak kunjungan ini adalah perayaan Pesta Pembangunan Gedung Sopo Singkolo yang akan dilaksanakan pada Minggu, 6 April 2025. Acara tersebut akan dihadiri oleh tokoh-tokoh Batak di Kalimantan Tengah, serta tokoh HKBP dari berbagai daerah seperti Banjarmasin, Kapuas, Kasongan, dan Sampit. Pendeta Samuel S Sitompul, preses HKBP Distrik XVII Indonesia Bagian Timur, juga dijadwalkan hadir.
Janter K Hutauruk, Ketua Panitia Pembangunan sekaligus Ketua Pesta Pembangunan, menjelaskan bahwa kedatangan Ephorus juga dalam rangka menghadiri pesta pembangunan tersebut.
Acara ini diharapkan dapat mempererat hubungan antar jemaat, meningkatkan semangat pelayanan, dan memperkuat peran gereja dalam membangun karakter generasi muda.
Kunjungan Ephorus HKBP ke Palangka Raya ini menjadi momentum penting bagi perkembangan HKBP di Kalimantan Tengah.
"Dengan adanya pembinaan dan pembangunan gedung baru, diharapkan gereja dapat semakin berperan aktif dalam kehidupan beragama dan sosial di wilayah tersebut, serta mencetak generasi penerus yang beriman dan bertanggung jawab," pungkasnya. (PATHUR/y)









