SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Nasib apes dialami seorang pria (belum diketahui identitasnya), karena nekat mencuri sebuah handphone di toko handphone yang berada di Jalan Rahadi Usman, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Aksi pencurian itu terjadi pada Kamis, 3 April 2025 sekitar pukul 21.00 WIB. Pelaku kepergok pemilik toko setalah mengambil satu unit handphone jenis Vivo yang dimasukan ke dalam pakaian pelaku.

Penjaga toko, Zia (19) menceritakan, awalnya, pelaku masuk ke dalam toko dan bertanya-tanya ingin membeli handphone dengan harga yang murah. Kemudian, ia menawarkan tiga unit handphone dengan harga yang berbeda-beda.

"Lalu saya keluarkan lah tiga unit handphone itu dan saya letakan di atas etalase dengan harga beda-beda, tapi pelaku ini masih bertanya tanya apakah adalagi harga yang lebih murah," kata Zia penjaga toko, Sabtu, 5 April 2025.

Tidak berselang lama, lanjut dia, datang lagi seorang pria yang merupakan teman korban, menanyakan servis handphone. Pria itu berdiri tidak jauh dari pelaku untuk mengalihkan pandangan penjaga toko.

--page

"Nah setelah itu, saya arahkan pria (teman pelaku) ke Koko pemilik toko untuk diservis. Kemudian, saya berpaling lagi ke arah etalase dan melihat satu unit handphone sudah tidak ada. Terisisa 2 unit saja, yang awalnya ada tiga unit yang saya keluarkan," ungkapnya.

Zia lalu menanyakan handphone itu kepada pelaku. Namun, pelaku tersebut tidak mengaku telah mengambil handphone.

"Saya melihat di dalam baju pelaku ada yang menonjol berbentuk kotak handphone, pas dia mau keluar toko, lalu pemilik toko ini mengejar pelaku dan benar ada handphone itu hendak dibawa kabur," terangnya.

Kejadian ini membuat warga yang berada di sekitar lokasi menjadi heboh. Beberapa warga juga geram melihat perbuatan pelaku.

"Karena kasihan melihat raut wajahnya, pelaku tidak dibawa ke kantor polisi, dan pemilik toko ini membesakan pelaku," pungkasnya. (BUDDI RAHMAT H/Y)