SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) ikuti panen raya padi serentak 14 provinsi. Kegiatan panen raya di Kotim itu dipusatkan di Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit. 

Bupati Kotim Halikinnor mengungkapkan sebelumnya Kotim untuk kegiatan seremonial panen raya padi serentak tersebut akan digabung di Pulang Pisau.

"Alhamdulillah, hari ini kita ikut bersama-sama mengikuti panen raya padi serentak 14 provinsi. Memang rencana awal kita diundang, kumpul di Pulau pisau," katanya, Senin, 7 April 2025.

Namun pemerintah pusat telah mengintruksikan Provinsi Kalteng membuat undangan tersendiri untuk Kotim. Karena Kotim memiliki luasan lahan lebih dari 1000 hektare, sehingga kabupaten dapat mengikuti kegiatan tersebut secara mandiri yang di pusatkan di Desa Lampuyang. Kegiatan tersebut lengkap dihadiri forkopimda dan kepala SOPD. 

"Khusus kabupaten yang lahannya di atas 1000 hektar maka dilaksanakan di tempat masing-masing. Ini dikawatirkan nanti Presiden Republik Indonesia, Pak Prabowo Subianto langsung bertanya atau wawancara ke kita terkait bagaimana perkembangan pertanian di kabupaten," ujarnya. 

Kotim menjadi daerah pertanian terluas ketiga di Kalimantan Tengah, pertama Kapuas, kedua Pulang Pisau, ketiga Kotim dan keempat Seruyan.

Kotim sendiri saat penen raya serentak, ada 4 hektar lahan yang padinya siap dipanen dengan jenis IR 32. 

 "Luasan pertanian padi  kita nomor tiga, cuma yang hari ini panen itu Pulang Pisau, Kotim dan suryan. Ada tiga kabupaten di Kalteng, jadi kita tidak jadi ke Pulang Pisau," terangnya. (DEVIANA/R)