BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi II DPRD Palangka Raya, Arthur Apriossi Tuwan, menekankan pentingnya penegakan regulasi dan pengolahan sampah plastik secara serius oleh pemerintah daerah.
Menurutnya, permasalahan sampah plastik yang kian meningkat perlu ditangani dengan langkah tegas dan berkelanjutan.
Ia juga menyayangkan masih banyaknya sampah plastik yang dibuang sembarangan di lingkungan permukiman maupun fasilitas umum, yang berdampak negatif terhadap kebersihan, kesehatan, dan ekosistem kota
"Pengendalian sampah plastik tidak cukup hanya dengan imbauan, tapi perlu didukung dengan regulasi yang ditegakkan secara konsisten serta sistem pengelolaan yang efektif," ujarnya, Senin, 7 April 2025.
Arthur juga mendorong, agar pemerintah bekerja sama dengan pelaku usaha, komunitas lingkungan, dan masyarakat untuk memperkuat kesadaran serta aksi nyata dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan mengelola limbah secara ramah lingkungan.
"Perlu ada aksi nyata dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan mengelola limbah secara ramah lingkungan, baik melalui edukasi publik, inovasi daur ulang, maupun kebijakan yang berpihak pada kelestarian lingkungan." tegasnya. (MARINI/H)









