BORNEONEWS, Sampit – Ketua Komisi II DPRD Kotawaringin Timur, Akhyannoor menegaskan komitmennya untuk terus mengawal peningkatan infrastruktur pertanian, termasuk pembangunan dan perbaikan jalan menuju sentra produksi tani.
Menurutnya, akses jalan yang baik sangat penting untuk menunjang distribusi hasil panen dan meningkatkan kesejahteraan petani.
"Kami dari Komisi II akan terus mengawal kebutuhan para petani. Termasuk soal jalan pertanian, ini harus menjadi perhatian bersama. Jika jalannya bagus, maka distribusi hasil panen akan lebih mudah dan menguntungkan petani," kata Akhyannoor, Selasa, 8 April 2025.
Akhyannoor menambahkan selain infrastruktur jalan, Komisi II juga mendukung ketersediaan pupuk, alat mesin pertanian (alsintan), dan kemudahan akses petani ke pasar.
"Kami mendukung penuh agar petani tidak mengalami kendala, baik dalam pengadaan pupuk, alsintan, maupun akses jalan menuju lahan mereka," ujarnya.
Sebelumnya Bupati Kotim Halikinnor juga menyoroti pentingnya peningkatan infrastruktur jalan menuju sentra produksi pertanian, terutama agar akses minimal dapat dilalui kendaraan roda empat.
"Produksi besar namun jalan rusak akan menghambat pengangkutan hasil panen. Jalan menuju sentra produksi harus bisa dilewati mobil," kata Halikinnor.
Ia menyebut salah satu wilayah yang menjadi prioritas adalah Desa Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, yang merupakan bagian dari daerah pemilihan (dapil) III.
"Minimal jalan ditinggikan dengan agregat dan dirapikan agar tidak bergelombang. Saya juga minta dukungan DPRD Kotim terutama dari anggota dapil III,” tandasnya. (DEWI PATMALASARI/R)









