BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Noorkhalis Ridha, meminta Pemerintah Kota (Pemko) setempat untuk memperketat pengelolaan sistem drainase sebagai langkah konkret mengatasi banjir yang masih kerap melanda kawasan permukiman, terutama saat hujan deras terjadi.
Menurutnya, banjir yang berulang kali terjadi menjadi indikator bahwa pengelolaan saluran air belum berjalan optimal.
Ia menegaskan bahwa, Pemko harus mengambil langkah serius dan terukur agar permasalahan ini tidak terus berulang.
“Salah satu langkah utama yang perlu segera dilakukan adalah normalisasi saluran air. Banyak drainase tersumbat akibat sedimentasi dan penumpukan sampah, yang akhirnya menyebabkan air tidak mengalir dengan lancar,” jelas Ridha, Selasa, 8 April 2025.
Ia juga mendorong, agar Pemkot melakukan pemetaan ulang wilayah rawan genangan, serta rutin membersihkan dan memelihara saluran air, baik di kawasan padat penduduk maupun di daerah berkembang.
Selain itu, Ridha mengingatkan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menyumbat drainase.
“Kami di DPRD siap mendukung dari sisi penganggaran dan pengawasan. Tapi yang terpenting, sinergi antara pemerintah dan warga harus kuat agar persoalan banjir ini bisa kita atasi bersama,” tutupnya. (MARINI/H)









