PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Aktivitas membersihkan lingkungan Gereja Sion di Jalan Tjilik Riwut Kilometer 1, Kelurahan Palangka, Selasa 8 April 2025 mendadak diwarnai oleh kemunculan seekor ular sawa remaja yang bersembunyi di rerumputan. Kejadian ini membuat warga dan pengurus gereja terkejut.

Pengurus gereja langsung menghubungi Tim Animal Rescue Emergency Response Palangka Raya (ERP) untuk menangani ular tersebut yang memiliki nama latin Malayophyton reticulatus. Respon tim ERP terbilang cepat.

"Kaget kami pas dikabarkan ada ular, lalu kami inisiatif menelpon tim ERP. Puji Tuhan, tidak sampai 10 menit tim ERP tiba dan langsung melakukan penyisiran," terang Hendra, seorang diakon Gereja Sion.

Dipimpin oleh Kabag Ops ERP, Yustinus Exaudi (Nago), tim segera melakukan pencarian di titik terakhir ular terlihat. Setelah sekitar 10 menit melakukan pencarian, ular berhasil ditemukan sedang bersembunyi di atas celah jendela bangunan kantor gereja.

Proses penangkapan ular relatif mudah karena ukurannya masih remaja, sehingga pergerakan dan daya serangnya masih terkontrol dan tidak terlalu membahayakan.

--page

"Untuk penanganannya sendiri kita tidak terlalu kesulitan, karena posisi ular masih dalam kategori remaja," jelas Nago.

Setelah ditangkap, ular sawa tersebut segera dievakuasi ke lokasi yang jauh dari pemukiman penduduk untuk dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya. Tim ERP memastikan ular tersebut dilepasliarkan di hutan yang jauh dari jangkauan manusia.

"Ular kemungkinan tersesat karena lingkungan belakang gereja masih terdapat hutan dan rawa-rawa yang merupakan habitat asalnya. Ular akan segera kita lepas liarkan agar kelestariannya terjaga," tutup Nago. (PATHUR/y)