SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Arus balik Lebaran Idul Fitri 1446 H di Pelabuhan Sampit terus berlangsung.  Hingga Selasa (8/4), tiga armada kapal telah tiba membawa total 1.788 penumpang dari Semarang dan Surabaya.

"Arus balik terhitung mulai H+1 sampai H+8 Lebaran hari ini sudah ada tiga armada kapal yang tiba dengan total yang diangkut mencapai 1.788 penumpang," ungkap Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit, Gusti Muchlis, Selasa,8 April 2025.

Salah satu kapal yang tiba adalah KM Leuser dari Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, yang menurunkan 1.215 penumpang.

Dua kapal lainnya yang dijadwalkan tiba adalah KM Dharma Ferry VI (PT Dharma Lautan Utama) dari Surabaya pada Rabu (9/4) dan KM Lawit (PT Pelni) pada Kamis (10/4).

Masa angkutan Lebaran tahun ini berlangsung selama 20 hari  yaitu 21 Maret – 8 April 2025, H-10 sampai H+10 Lebaran, lebih singkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang mencapai 30 hari yaitu H-15 sampai H+15 Lebaran. 

Muchlis menambahkan selama arus mudik, sebanyak 7.724 penumpang diangkut oleh sembilan armada menuju Semarang dan Surabaya.

 "Sedangkan untuk arus balik ini masih ada tiga kapal. Dengan jumlah 1.788 yang sudah tiba ini, kalau dibandingkan jumlah penumpang saat arus mudik, maka masih ada sekitar 6.000-an penumpang yang belum balik," jelasnya.

Proses kedatangan penumpang arus balik di Pelabuhan Sampit berjalan lancar dan tertib.  Petugas tetap mengarahkan penumpang menuju terminal penumpang.

"Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak yang telah membantu kelancaran angkutan Lebaran Idul Fitri 2025.  Kami berharap situasi ini akan terus terjaga hingga masa angkutan Lebaran berakhir," harapnya. (DEVIANA/R)