BORNEONEWS, Palangka Raya - taf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Yuas Elko, menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya secara maksimal agar tingkat inflasi di daerah tetap stabil.
"Langkah-langkah strategis ini menjadi salah satu prioritas utama Pemprov guna mengatasi berbagai tantangan ekonomi yang berdampak pada masyarakat," kata Yuas saat hadir dalam penyampaian berita resmi statistik di kantor BPS Kalteng pada Selasa, 8 April 2025.
Sementara itu Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah komoditas yang menjadi penyumbang utama inflasi bulanan di keempat kabupaten/kota Indeks Harga Konsumen atau IHK di Kalimantan Tengah. Komoditas tersebut meliputi tarif listrik, cabai rawit, dan bawang merah.
Agnes menjelaskan bahwa lonjakan permintaan terhadap komoditas bahan makanan, khususnya bumbu dapur seperti cabai rawit, bawang merah, cabai merah, dan bawang putih, menjadi faktor dominan.
"Hal ini terjadi karena meningkatnya permintaan yang dipicu oleh keberadaan pedagang musiman yang menjual lauk-pauk untuk berbuka puasa," ujarnya.
Kenaikan harga bawang merah disebabkan oleh berkurangnya pasokan dari sentra produksi di Jawa yang belum memasuki masa panen.
Selain itu, hasil produksi juga mengalami penurunan akibat curah hujan yang cukup tinggi, sehingga menambah tekanan pada harga komoditas tersebut. Selain bahan makanan, harga emas dan perhiasan juga mengalami kenaikan yang signifikan.
"Kenaikan ini disebabkan oleh harga emas dunia yang terus meningkat. Menjelang Hari Raya Idulfitri, masyarakat cenderung membeli emas perhiasan sebagai bentuk investasi atau kebutuhan lainnya," tambah Agnes.
Pemprov bersama pihak terkait terus berkoordinasi untuk memastikan inflasi terkendali melalui berbagai upaya, termasuk menjaga ketersediaan stok bahan pokok dan mengendalikan harga komoditas utama.
Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama pada momen-momen penting seperti Ramadan dan Idulfitri yang baru saja terlewati.(TESTI PRISCILLA/R)









