BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno bersama Wakil Bupati Dodo turun langsung ke Desa Pulau Kaladan, Kecamatan Mantangai, untuk menghadiri kegiatan panen semangka dari varietas unggulan tanpa biji.
Semangka yang dibudidayakan oleh Kelompok Tani Sahabat Sukses ini ditanam di lahan seluas 8 hingga 10 hektare.
Wiyatno menyampaikan apresiasinya atas kerja keras para petani. Ia menilai hasil panen sudah sangat baik, meski masih ada ruang untuk peningkatan.
“Kalau pemupukan dan pengendalian gulma ditingkatkan, saya yakin hasilnya bisa lebih maksimal, itu harapannya ke delan” ujarnya, Rabu, 9 April 2025.
Namun di tengah keberhasilan tersebut, masih ada tantangan yang dihadapi, terutama soal infrastruktur pertanian.
Jalan usaha tani yang belum memadai dan saluran irigasi yang perlu perbaikan menjadi perhatian utama.
Bupati pun mengakui bahwa keterbatasan anggaran daerah membatasi jangkauan pembangunan. Untuk itu, ia mengajak perusahaan-perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah ini agar tidak hanya berinvestasi, tetapi juga ikut memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Pembangunan itu perlu keterlibatan semua pihak. Pemerintah punya peran, tapi swasta juga harus ambil bagian. Bantu masyarakat, khususnya dalam hal infrastruktur dan penerangan,” ucapnya.
Kepala Desa Pulau Kaladan, Sugianto, hasil panen kali ini sangat menggembirakan, dengan produktivitas mencapai 15 hingga 25 ton per hektare. Bahkan semangka dari desa ini sudah berhasil menembus pasar hingga ke Kalimantan Selatan.
Selain semangka, desa juga tengah mengembangkan program penanaman padi dengan dukungan dari program CSR 2024.
Sugianto berharap pemerintah bisa membantu melalui penyediaan sarana produksi pertanian dan perbaikan irigasi agar keberlanjutan pertanian tidak terganggu. (DODI/R)









