PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) menyatakan dukungan penuh terhadap upaya percepatan swasembada pangan nasional dengan mengawal kebijakan dari pusat hingga ke tingkat petani.

Komitmen ini ditegaskan dalam momentum panen raya padi serentak yang dipusatkan di Desa Pantik, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, dengan total luas panen mencapai 6.634 hektare dan target panen April 2025 seluas 11.341 hektare.

Kepala Dinas TPHP melalui Kepala Bidang Tanaman Pangan, H. Irpan Rianto menjelaskan bahwa data panen mengacu pada hasil ubinan dan pemetaan lapangan yang dikolaborasikan dengan data KSA dari BPS.

“Berdasarkan hasil ubinan di lokasi panen di Desa Pantik, dengan kadar air 25 persen, diperoleh hasil 6,33 Ton per hektare Gabah Kering Panen atau setara 5,42 Ton Gabah Kering Giling,” kata Irpan baru baru ini.

Irpan menambahkan bahwa pendataan terus diintensifkan untuk memastikan produksi padi yang tercatat benar-benar mencerminkan kondisi di lapangan, terutama menyangkut selisih antara luas tanam dan luas panen.

Sebagai penguatan sektor hulu dan hilir, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan pembangunan pabrik perberasan sebagai upaya mempercepat proses hilirisasi hasil pertanian. (HERMAWAN DP/H)