PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Provinsi Kalimantan Tengah menargetkan produksi beras sebesar 22.420 ton sepanjang bulan April 2025 dari total panen di lahan seluas ±11.341 hektare.

Data ini diperoleh dari hasil Survei Kerangka Sampel Area (KSA) BPS yang mencatat produksi padi 37.744 ton GKG, setara dengan target produksi beras yang tersebar di sembilan kabupaten/kota.

Berdasarkan pencatatan, Kabupaten Kapuas menjadi wilayah terluas dengan 2.895 hektare, disusul Pulang Pisau 1.893 hektare, dan Seruyan 1.426 hektare.

“Berdasarkan hasil ubinan di lokasi panen di Desa Pantik, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau, diperoleh hasil panen ubinan sebesar 6,33 Ton/Ha Gabah Kering Panen (GKP) atau setara 5,42 Ton Gabah Kering Giling (GKG),” jelas Irpan Rianto di Pulang Pisau, baru baru ini.

Dinas TPHP Kalteng juga menemukan adanya selisih data seluas 24.330 hektare antara luas tanam dan luas panen hasil KSA BPS untuk periode Oktober 2024 - April 2025.

Langkah penguatan pendataan dan pembangunan pabrik perberasan kapasitas 3–4 ton per jam disiapkan guna menunjang hilirisasi dan stabilitas harga di tingkat petani. (HERMAWAN DP/H)