PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk atau SSMS bersama entitasnya, PT Citra Borneo Utama Tbk atau CBUT, bersiap menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa atau UPST dan RUPSLB pada tanggal 21 April 2025 mendatang di Jakarta.

Merujuk pengumuman yang disampaikan pada laman BEI, acara ini bertujuan meminta persetujuan dari para investor terkait beberapa agenda penting bagi masa depan perusahaan.

Agenda pertama dalam RUPST adalah pengesahan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan untuk Tahun Buku 2024. SSMS dan CBUT juga akan meminta persetujuan penggunaan laba bersih untuk Tahun Buku 2024, serta penunjukan Akuntan Publik atau Kantor Akuntan Publik untuk Tahun Buku 2025. Langkah ini menekankan pentingnya transparansi dalam laporan keuangan sebagai bagian dari strategi mereka.

Pada RUPSLB, dua perusahaan ini berencana meminta restu pemegang saham terkait penerimaan pengunduran diri anggota Direksi dan perubahan dalam susunan Direksi. Perubahan ini diharapkan mampu memberikan pembaruan pada kepemimpinan perusahaan, memastikan arah strategis yang lebih optimal.

Selain itu, SSMS dan CBUT akan mengajukan persetujuan atas rencana Transaksi Afiliasi dan Transaksi Material, termasuk penerbitan Surat Utang senilai USD600 juta. Surat Utang tersebut akan diterbitkan secara tanggung renteng maupun sendiri-sendiri di luar Indonesia dan Amerika Serikat, serta dicatatkan di SGX-ST.

--page

Penerbitan Surat Utang ini adalah langkah strategis yang bertujuan memperkuat posisi keuangan perusahaan. Dengan nilai yang besar, transaksi ini menunjukkan ambisi SSMS dan CBUT dalam mengembangkan bisnis mereka secara global.

RUPST untuk SSMS dijadwalkan berlangsung pada pukul 10.00 WIB, sementara CBUT akan menggelar RUPST pada pukul 09.00 WIB, di hari yang sama. Momen ini menjadi ajang penting bagi kedua perusahaan untuk memastikan dukungan penuh dari para pemegang saham.

Sebagai salah satu perusahaan sawit terkemuka, SSMS dan CBUT terus menunjukkan komitmen mereka terhadap keberlanjutan dan pertumbuhan bisnis. Langkah-langkah strategis yang dilakukan melalui rapat ini mencerminkan visi jangka panjang untuk mempertahankan posisi mereka di industri.

Para pemegang saham dan investor diharapkan hadir untuk memberikan restu terhadap agenda-agenda yang diajukan. Keputusan-keputusan ini akan menjadi landasan bagi kedua perusahaan dalam melangkah ke arah yang lebih cerah pada tahun-tahun mendatang. (TESTI PRISCILLA/Y)