BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), untuk penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2026.
Acara yang digelar di Aula Bappedalitbang Kobar pada Rabu, 9 April 2025 tersebut, dibuka langsung oleh Bupati Kobar Hj Nurhidayah. Sekaligus dirangkaikan dengan peluncuran tiga inovasi strategis daerah.
Inovasi tersebut adalah aplikasi E-SAKIP untuk penguatan akuntabilitas kinerja, Geoportal Simpul Jaringan sebagai basis data spasial pembangunan, serta program inovatif penurunan stunting bernama Lanting Peka.
“Ketiga inovasi ini menjadi bagian dari upaya kita untuk memperkuat tata kelola pemerintahan, percepatan pembangunan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik, terutama dalam isu prioritas seperti penurunan stunting,” jelas Hj. Nurhidayah.
Forum ini juga dihadiri berbagai unsur penting daerah, seperti anggota DPRD, Forkopimda, akademisi, tokoh masyarakat, serta perwakilan perusahaan dan BUMN, baik secara langsung maupun daring.
Bupati Hj. Nurhidayah menekankan pentingnya kolaborasi semua pemangku kepentingan, agar RKPD yang disusun benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat dan sejalan dengan arah pembangunan daerah.
“Musrenbang ini bertujuan menyempurnakan rancangan RKPD melalui masukan dari berbagai pihak serta mensinkronkan program lintas sektor. Semua usulan harus selaras dengan prioritas pembangunan 2026,” ujar Hj. Nurhidayah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga memaparkan lima misi strategis daerah yang akan menjadi pijakan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Lima misi tersebut meliputi peningkatan sumber daya manusia unggul, kemandirian ekonomi berbasis kerakyatan, keamanan dan stabilitas daerah, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta birokrasi yang berkualitas dan profesional.
Lebih lanjut, Bupati juga menyoroti sejumlah kebijakan strategis yang harus menjadi perhatian dalam penyusunan rencana kerja perangkat daerah, di antaranya adalah peningkatan produktivitas sektor pertanian, hilirisasi industri, pengembangan pariwisata, pembangunan ekonomi hijau, transformasi digital, hingga penguatan investasi berbasis ekspor.
“Kita ingin arah pembangunan Kobar ke depan lebih progresif dan berkelanjutan. Untuk itu, seluruh perangkat daerah harus memiliki semangat inovatif dan responsif terhadap tantangan global maupun lokal,” tandasnya.
Musrenbang RKPD 2026 ini diharapkan menjadi momentum penting dalam menyelaraskan program pembangunan daerah dengan visi-misi kepala daerah terpilih, serta menjawab kebutuhan masyarakat secara komprehensif dan inklusif. (DANANG/j)
Tiga Inovasi Strategis Diluncurkan, Saat Bupati Kobar Membuka Musrenbang RKPD 2026
Bagikan:

PANGKALAN BUN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Hujan Lebat Guyur Banjarbaru dan Martapura
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
Komentar (0)
Memuat komentar…







