BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Hasan Busyairi, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit rabies yang masih menjadi ancaman serius, khususnya di wilayah yang banyak terdapat hewan penular rabies (HPR) seperti anjing, kucing dan kera.
“Rabies adalah penyakit yang sangat mematikan. Sekali gejala muncul, hampir tidak ada peluang untuk sembuh. Namun sebenarnya, penyakit ini bisa dicegah sepenuhnya,” ujar Hasan, Kamis 10 April 2025.
Ia mengingatkan pentingnya vaksinasi rabies secara rutin bagi hewan peliharaan, serta mendorong masyarakat untuk tidak membiarkan hewan peliharaan mereka berkeliaran tanpa pengawasan.
Menurutnya, pencegahan jauh lebih murah dan mudah dibandingkan penanganan setelah infeksi terjadi.
Hasan juga mendorong Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Palangka Raya untuk terus menggencarkan program vaksinasi rabies dan edukasi kepada masyarakat, termasuk ke sekolah-sekolah dan lingkungan RT/RW.
--page
“Pemko harus aktif turun ke lapangan, melakukan vaksinasi massal, serta melakukan pendataan terhadap hewan-hewan penular rabies yang berkeliaran di lingkungan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan bila ada kasus gigitan oleh hewan yang dicurigai terinfeksi rabies agar bisa segera ditindaklanjuti oleh petugas kesehatan hewan.
Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Hasan berharap Kota Palangka Raya bisa mencapai target bebas rabies dalam waktu dekat, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi seluruh warga. (MARINI/y)









