BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Palangka Raya, Hap Baperdu, meminta Pemerintah Kota (Pemko) setempat untuk lebih mengoptimalkan upaya pengendalian inflasi guna menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, terutama di tengah dinamika harga kebutuhan pokok yang kerap berfluktuasi.
“Pengendalian inflasi harus menjadi perhatian serius. Ini berkaitan langsung dengan daya beli masyarakat dan kestabilan ekonomi daerah,” kata Hap, Kamis 10 April 2025
Menurutnya, langkah-langkah seperti operasi pasar murah, penguatan cadangan pangan, dan pengawasan distribusi barang kebutuhan pokok harus dijalankan secara terukur dan konsisten.
Ia juga mengingatkan pentingnya sinergi antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), dan stakeholder lainnya.
Hap menegaskan, inflasi yang tidak terkendali dapat berdampak pada menurunnya kesejahteraan masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah.
--page
Oleh karena itu, ia mendesak adanya langkah antisipatif, termasuk kesiapan menghadapi periode rawan inflasi seperti menjelang hari besar keagamaan.
“DPRD siap mendukung kebijakan dan program pemerintah yang bertujuan menjaga kestabilan harga di pasar. Kita ingin masyarakat tetap tenang dan tidak terbebani dengan lonjakan harga,” tambahnya.
Ia juga berharap, Pemko terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, terutama dalam memastikan kelancaran distribusi barang serta keterjangkauan harga pangan di wilayah Palangka Raya. (MARINI/Y)









