BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin dan Wakil Walikota Achmad Zaini, baru - baru ini melakukan kunjungan kerja ke Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Palangka Raya.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk melakukan rapat evaluasi dan optimalisasi potensi penerimaan pendapatan daerah. Rapat ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) untuk mendukung pembangunan di Kota Palangka Raya.
Dalam rapat tersebut, Walikota Fairid Naparin menekankan pentingnya peningkatan PAD seiring dengan perkembangan sektor jasa dan usaha di wilayah Kota Palangka Raya. Pertumbuhan ekonomi yang pesat perlu diimbangi dengan peningkatan sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung perputaran ekonomi dan aktivitas masyarakat.
Fairid menjelaskan bahwa berbagai potensi penerimaan PAD akan diidentifikasi dan didata secara detail. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh potensi yang ada dapat dioptimalkan dan dimaksimalkan untuk meningkatkan pendapatan daerah. Data yang akurat dan komprehensif sangat penting dalam perencanaan dan penganggaran pembangunan.
"Kita harus jeli melihat potensi yang ada dan mengoptimalkannya," ujar Fairid sebagaimana rilis diterima pada Jumat, 11 April 2025.
Peningkatan PAD ini akan sangat bermanfaat untuk membiayai pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, dan program-program pembangunan lainnya yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
BPPRD Kota Palangka Raya akan berperan penting dalam melakukan pendataan, pengawasan, dan penagihan pajak dan retribusi daerah. Kerja sama dan koordinasi yang baik antara BPPRD dengan instansi terkait lainnya juga sangat diperlukan untuk mencapai target peningkatan PAD.
Dengan optimalisasi potensi penerimaan PAD, diharapkan pembangunan di Kota Palangka Raya dapat berjalan lebih lancar dan berkelanjutan.
"Peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi tujuan utama dari upaya peningkatan pendapatan daerah ini," pungkasnya. (PATHUR/j)








