PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Sebuah wadah baru yang bernama Forum Bahaum Peduli Kobar (BPK) resmi dideklarasikan sebagai bentuk kepedulian terhadap arah pembangunan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).

Forum ini digagas oleh 11 tokoh masyarakat dan pensiunan ASN yang pernah menjabat di posisi strategis di lingkungan Pemkab Kobar.

Ketua Forum BPK, Jamaludin, menjelaskan bahwa forum ini terbentuk secara sukarela sebagai bentuk pengabdian dalam mendorong kemajuan daerah. Forum BPK diharapkan menjadi ruang gagasan, pemikiran, serta berbagi pengalaman dalam memajukan Kobar.

“Forum ini hadir karena rasa cinta kami terhadap daerah. Kami ingin berkontribusi secara nyata, menjadi garda pendukung dalam menjaga, mengawal, dan mempercepat kemajuan Kobar,” ujar Jamaludin saat dibincangi pada Jumat, 11 April 2025.

Dalam momen deklarasi, Forum BPK merumuskan 11 poin penting yang akan menjadi pijakan dalam menjalankan perannya ke depan. Poin-poin tersebut menyentuh berbagai sektor kehidupan masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, politik, kebudayaan, hingga sektor ekonomi.

Forum ini juga menegaskan komitmennya untuk menjadi mitra strategis bagi pemerintah daerah, bukan oposisi. Hal itu dilakukan melalui langkah awal audiensi bersama pemangku kepentingan seperti Pemkab, DPRD Kobar, dan unsur Forkopimda.

“Kami akan menjalin komunikasi melalui audiensi agar ada kesamaan langkah dan pemahaman terhadap visi besar forum ini. Tujuannya jelas, menciptakan sinergi dalam pembangunan yang berkelanjutan,” lanjutnya.

Struktur organisasi Forum BPK saat ini masih berbentuk presidium, di mana seluruh pendiri memiliki kedudukan yang setara. Namun, tidak menutup kemungkinan forum ini akan berkembang menjadi lembaga resmi dengan AD/ART ke depannya.

Forum BPK menegaskan bahwa keberadaannya bukan untuk mengambil peran pemerintah, melainkan sebagai pelengkap dan mitra kritis yang konstruktif.

“Kami percaya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat adalah kunci percepatan pembangunan. Forum BPK siap hadir di garis depan untuk itu,” tutup Jamaludin.

Dengan dideklarasikannya Forum BPK, harapannya semakin banyak ruang partisipatif yang terbuka bagi masyarakat luas untuk bersama-sama memajukan Kotawaringin Barat ke arah yang lebih baik. (DANANG/H)