PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menyoroti kekayaan budaya dan keberagaman masyarakat sebagai modal penting dalam pembangunan daerah.

Ia menyampaikan hal ini dalam kegiatan ramah tamah bersama Komisi III DPR RI di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, baru baru ini.

“Penduduk Kalimantan Tengah sangat heterogen, meliputi suku asli Dayak, Jawa, Banjar, Bugis, Sunda, Madura, Flores, Batak, dan suku-suku lainnya. Semua hidup rukun dan damai dalam bingkai NKRI,” jelasnya.

Gubernur menjelaskan filosofi Huma Betang menjadi dasar keharmonisan antarwarga yang selama ini terus dijaga dan diwariskan di Kalteng.

Dia juga mengungkapkan potensi wisata alam dan konservasi yang menjadi kebanggaan daerah, seperti Taman Nasional Tanjung Puting dan Sebangau.

“Dengan wilayah yang begitu luas, Kalimantan Tengah menyimpan potensi besar di berbagai sektor, baik sumber daya alam maupun budaya,” ujarnya. (HERMAWAN DP/H)