KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kapuas terjadi pada Rabu, 9 April 2025 menyebabkan Daerah Aliran Sungai (DAS) Kapuas meluap. Kondisi tersebut mengakibatkan lima RT di Desa Sei Hanyo, Kecamatan Kapuas Hulu, terdampak. Banjir mulai terjadi sekitar pukul 14.00 WIB dan bertahan hingga Jumat, 11 April 2025.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas, Ahmad M. Saribi, menyampaikan bahwa Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD bersama pihak terkait telah melakukan kaji cepat di lokasi terdampak.

"Air mulai naik sejak Rabu sore, dan sampai saat pengecekan terakhir pada Jumat, tinggi muka air (TMA) berkisar antara 20 hingga 120 cm. Banjir telah merendam jalan umum, permukiman, serta beberapa fasilitas umum," ujarnya.

Dijelaskannya, RT 01 dan RT 05 menjadi wilayah paling terdampak dengan TMA mencapai 120 cm. Sementara di RT 03 dan 04, ketinggian air berkisar antara 60–80 cm. RT 02 mengalami penurunan debit air sekitar 15 cm dan mulai surut.

"Untuk sementara, kerugian yang dilaporkan berupa hilangnya ternak ayam dan ikan milik warga. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Puskesmas Pujon untuk pelayanan kesehatan langsung ke rumah-rumah warga," ucapnya.

--page

BPBD Kapuas bersama TKSK Kecamatan, Polsek Kapuas Hulu, Koramil, dan perangkat desa telah melakukan pengecekan langsung dan menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap siaga terhadap potensi banjir susulan.

Jalur evakuasi, titik kumpul, dan lokasi pengungsian juga telah disiapkan jika diperlukan. Saat ini, meski debit air masih bertahan, aktivitas masyarakat tetap berjalan. Namun demikian, akses jalan penghubung antara Kecamatan Kapuas Hulu dan Kecamatan Mandau Talawang sempat terputus dan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua dengan bantuan perahu penyeberangan. (DODI/Y)