BORNEONEWS, Muara Teweh – Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Transmigrasi, Koperasi (Disnakertranskop) dan UKM Kabupaten Barito Utara, M Mastur mengatakan, program pelatihan yang digelar bekeja sama dengan PT Pamapersada Nusantara (PAMA), menjadi peluang emas bagi pemuda daerah untuk meningkatkan keterampilan dan bersaing di dunia kerja.
Selain operator, pihaknya juga mengadakan program pelatihan mekanik gagang. Program ini ditujukan untuk lulusan SMK dari berbagai jurusan teknik. Pendaftaran dibuka hingga 30 April 2025.
"Ini merupakan bentuk nyata kolaborasi pemerintah daerah dengan dunia usaha dalam menciptakan tenaga kerja yang siap pakai. Kami berharap anak-anak muda Barito Utara memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, karena selain pelatihan, ini juga membuka jalan ke dunia industri pertambangan," ujar Mastur, Jumat, 11 April 2025.
Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi antara lain, usia maksimal 25 tahun per 30 April 2025, belum menikah dan bersedia tidak menikah selama magang, tinggi badan minimal 163 cm, tidak berkacamata dan tidak buta warna.
Kemudian, lulusan SMK dengan rata-rata nilai minimal 6.0 dari jurusan teknik (mesin, otomotif, alat berat, listrik, dll). Sehat jasmani dan rohani, berkelakuan baik (dibuktikan SKCK), serta tidak bertato dan bertindik. Telah menerima minimal dua dosis vaksin Covid-19. Berdomisili di Kabupaten Barito Utara.
--page
Pelatihan ini akan ditempatkan di seluruh jobsite PAMA dengan sistem roster kerja dan mengacu pada standar keselamatan dan peraturan perusahaan.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui dua titik lokasi, yakni SMA Negeri 1 Teweh Timur dan Kantor Disnakertranskop-UKM Barito Utara, atau melalui tautan online: https://s.id/JoinPamaBTNCluster
Pihak penyelenggara juga menegaskan bahwa proses rekrutmen ini tidak dipungut biaya, dan masyarakat diimbau waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan PAMA. (RAMADHANI/Y)









