BORNEONEWS, Jayapura - Kasatgas Humas Damai Carten Kombes Yusuf Sutejo mengatakan bahwa tim DVI telah melakukan identifikasi atas 2 dari 3 jenazah pendulang emas yang menjadi korban pembunuhan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.
"Baru dua jenazah yang teridentifikasi menggunakan metode post mortem dan antemortem yakni Wawan yang ditemukan di Lokasi 22 dan Stenly di Kali Kum, Kabupaten Yahukimo," kata Kombes Yusuf Sutejo, Sabtu pagi 12 April 2026.
Satu jenazah belum teridentifikasi melalui post mortem atau pemeriksaan jenazah. Setelah teridentifikasi ketiga jenazah itu akan segera diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan.
Saat ini ketiga jenazah masih berada di RSUD Dekai. Dari laporan yang diterima, jenazah satu pendulang di Kawe Kabupaten Pegunungan Bintang sudah tiba di Tanah Merah, ibu kota Kabupaten Boven Digoel.
Saat ini di Yahukimo dilaporkan ditemukan jenazah di tiga lokasi yakni di Lokasi 22 tercatat dua korban, Kali Kum satu orang dan lima orang di Bingki.
"Dari tiga lokasi, jenazah di Bingki yang belum dievakuasi karena terkendala tempat pendaratan helikopter yang terkena banjir sehingga harus mencari tempat lain," katanya.
ANTARA









