BORNEONEWS, Palangka Raya – Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk mengingatkan bahwa rendahnya realisasi APBD Kalimantan Tengah menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi satuan kerja perangkat daerah (SKPD).
Realisasi pendapatan yang baru mencapai 5,83 persen dan belanja 1,30 persen menempatkan Provinsi Kalteng di posisi keempat terendah nasional per 8 April 2025.
“Sehingga ini (realisasi APBD) harus menjadi PR Kalimantan Tengah, ini menjadi PR untuk SKPD,” kata Ribka Haluk saat musrembang di Palangka Raya, baru baru ini.
Ribka menyampaikan hal itu saat berdialog dengan Sekda dan perangkat kerja Pemprov Kalteng dalam agenda Musrenbang RKPD Tahun 2026.
Ia mengatakan realisasi APBD yang optimal diperlukan agar masyarakat segera mendapatkan manfaat dari pembangunan yang direncanakan.
Kemendagri pun akan terus memantau perkembangan capaian daerah secara ketat melalui jalur komunikasi langsung dengan pemerintah daerah. (HERMAWAN DP/R)
Wamendagri: Realisasi APBD Jadi PR SKPD Kalteng
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
NU Kalteng Ingatkan Penyampaian Aspirasi Harus Santun dan Jaga Persatuan
Agustiar Sabran Ajak Tokoh Lintas Agama Perkuat Persatuan Hadapi Karhutla
Tokoh Lintas Agama Ingatkan Pentingnya Huma Betang dan Kerukunan di Kalteng
Edy Pratowo Imbau Masyarakat Jaga Kesehatan dan Hindari Pembakaran Lahan
Balai Bahasa Kalteng Gelar Webinar Etnisitas dan Ekologi Bahasa, Hadirkan Pakar Malaysia
Pemprov Kalteng Siapkan Bantuan Pangan untuk Hampir 5.000 Penerima Terdampak Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







