KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Wakil Bupati (Wabup) Kapuas, Dodo, menyampaikan bahwa kegiatan Pemilihan Jagau Linga dan Bawi Kameluh Pariwisata bukan hanya sebatas ajang seremonial atau perlombaan semata, melainkan sarana strategis dalam pelestarian budaya serta penguatan identitas daerah.

Hal itu ia ungkapkan dalam sambutannya saat membuka secara resmi kegiatan tersebut di Hall Rujab Bupati Kapuas.

Menurutnya, Kabupaten Kapuas yang merupakan kabupaten tertua di Kalimantan Tengah memiliki kekayaan budaya dan pariwisata yang luar biasa, yang harus terus diperkenalkan dan dilestarikan.

"Keunikan wisata yang ada di Kabupaten Kapuas menjadi kebanggaan kita bersama. Wisata berbasis budaya merupakan cermin keberagaman kearifan lokal yang patut dikembangkan dan dilestarikan sebagai aset daerah," ujarnya, Sabtu, 12 April 2025.

Dodo menekankan bahwa pelibatan generasi muda dalam kegiatan ini sangat penting. Mereka tidak hanya berfungsi sebagai duta wisata yang merepresentasikan citra daerah, tetapi juga sebagai pelopor dalam mempromosikan kekayaan budaya Kapuas kepada masyarakat luas, baik di dalam maupun di luar daerah.

Menurutnya, identitas lokal adalah modal sosial yang tak ternilai. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Kapuas sangat mendukung pelaksanaan pemilihan ini sebagai salah satu cara untuk memperkuat rasa cinta terhadap budaya sendiri sekaligus mengenalkannya ke khalayak yang lebih luas.

“Kami ingin kegiatan ini tidak berhenti sebagai seleksi duta wisata saja, tetapi berkelanjutan dalam bentuk kontribusi nyata para peserta dan pemenang di lapangan, seperti dalam promosi destinasi, edukasi wisata, hingga pelestarian seni dan tradisi lokal,” tambahnya.

Ia berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh baik dan menjadi bagian penting dari upaya bersama dalam mewujudkan pariwisata yang maju namun tetap berakar pada budaya dan kearifan lokal masyarakat Kapuas. (DODI/j)