BORNEONEWS, Sampit - Dua siswi SMP berinisial V dan G yang terlibat perkelahian di kawasan Bandara H. Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akhirnya sepakat berdamai di kantor kepolisian.
Kapolsek Baamang AKP M Romadhon mengatakan, setelah perkelahian tersebut pihaknya memanggil kedua wanita itu. "Kedua belah pihak bersama keluarganya kita panggil dan sudah menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan dan mereka akhirnya sepakat berdamai," kata Kapolsek Baamang AKP Romadhon, Minggu, 13 April 2025.
Akibat perkelahian itu salah seorang berinisial G harus dilarikan ke RSUD dr. Murjani Sampit, karena terkena pukulan di bagian kepala dan perutnya.
"Sempat mendapat perawatan di rumah sakit, namun hanyar sebentar lalu diperbolehkan pulang," ujar Romadhon.
Atas kejadian ini Kapolsek berharap kejadian ini tidak terulang kembali. Serta ia meminta kepada orang tua untuk mengawasi aktivitas anaknya ketika berada di luar rumah.
"Jika ada masalah sebaiknya di selesaikan dengan musyawarah jangan mudah terprovokasi dan jangan diselesaikan dengan kekerasan," pungkasnya. (BUDDI RAHMAT H/j)









