PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua DPW LDII Kalimantan Tengah, Nur Prayudi, menegaskan pentingnya membangun sumber daya manusia (SDM) yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga memiliki integritas religius untuk menyongsong masa depan bangsa.

Hal ini ia sampaikan dengan merujuk pada gagasan Thonang Effendi, Ketua Departemen Pendidikan Umum dan Pelatihan DPP LDII, dalam artikelnya berjudul “Bersatunya Kemauan dan Kemampuan dengan Kesempatan yang Tepat”.

“Pentingnya SDM dalam kesuksesan perusahaan dan organisasi, termasuk dalam LDII sendiri, menjadi perhatian utama. SDM adalah penggerak utama yang mengoptimalkan seluruh elemen organisasi,” kata Nur Prayudi di Palangka Raya, Minggu, 13 April 2025.

Dalam artikel tersebut, Thonang menjelaskan bahwa kemauan, kemampuan, dan kesempatan adalah tiga kunci untuk membentuk pribadi profesional yang sukses. Ia juga mengutip konsep Jim Collins yang menekankan pentingnya orang yang tepat dalam posisi yang tepat sebelum menentukan arah strategis organisasi.

Menurut Nur Prayudi, LDII telah lama menanamkan nilai-nilai pembentukan karakter kepada generasi muda melalui pendekatan yang disebut SDM Profesional Religius, yakni menggabungkan kompetensi teknis dengan nilai-nilai kejujuran, amanah, dan tanggung jawab.

“Dengan prinsip kerja Bener-Kurup-Janji yang dikembangkan LDII, kami mendorong kader-kader muda untuk selalu jujur, adil dalam hasil kerja, dan menepati janji. Ini penting untuk membangun kepercayaan dan integritas dalam dunia kerja,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kesempatan untuk berkembang harus direspon dengan kesiapan dan semangat belajar yang tinggi. “Ketika kemauan dan kemampuan bertemu dengan kesempatan, di situlah potensi terbaik seseorang bisa muncul,” tegasnya. (HERMAWAN DP/H)