BORNEONEWS, Tamiang Layang – Sebuah truk lowbed pengangkut alat berat dengan nomor polisi DA 8209 PS terguling di Desa Simpang Bangkuang, Kecamatan Paku, Kabupaten Barito Timur, Minggu siang, 13 April 2025.
Insiden ini terjadi sekitar pukul 12.50 WIB saat truk bermuatan bulldozer melintas dari arah Ampah menuju Tamiang Layang. Menurut Kepala Desa Simpang Bangkuang, Seno Hartano, kecelakaan terjadi ketika salah satu ban truk keluar dari badan jalan beraspal.
"Truk bermuatan alat berat dari arah Ampah menuju Tamiang melintas, menjatuhkan ban sebelahnya dari luar aspal sehingga langsung dalam posisi miring karena berbeban berat dan bahu jalan yang jauh lebih rendah dari badan jalan," jelasnya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Alat berat yang diangkut truk, yaitu bulldozer, kini telah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.
Seno mengungkapkan bahwa kondisi jalan provinsi di wilayahnya memang rawan kecelakaan. Bahkan secara umum jalan provinsi dari Ampah hingga Tamiang Layang saat ini banyak titik rawan kecelakaan karena berlubang maupun mengalami penyempitan.
"Jalan ada yang berlubang, sempit, juga tinggi badan jalan dan bahu jalan selisih cukup dalam. Harapan saya, semoga cepat ditindaklanjuti, minimal dicor pinggir jalan raya, mengingat sangat sering terjadi kecelakaan di lokasi yang sama," ungkapnya.
Kades Simpang Bingkuang juga mengingatkan bahwa kecelakaan serupa pernah terjadi tahun lalu.
"Tahun kemarin ada bus lepas landas di lokasi yang sama, menabrak pengendara sepeda motor dan rumah warga desa," tambah Seno.
Ia berharap pihak berwenang segera turun tangan memperbaiki kondisi jalan provinsi tersebut demi keselamatan pengguna jalan dan masyarakat sekitar. (AGUSTINUS BOLE MALO/H)









