NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamandau, Rosemawati menjelaskan jika saat ini Puskesmas di Kabupaten Lamandau telah berpedoman pada Integrasi Layanan Primer (ILP) terbaru dalam memberikan pelayanan kesehatan. Diharapkan dengan adanya penerapan pedoman ILP maka pelayanan kesehatan bagi masyarakat lebih optimal dan sesuai kebutuhan.

“ILP yang terbaru menggunakan lima klaster, jadi pelayanan merupakan layanan siklus hidup,” terang Rosemawati, sebagaimana disampaikan pada Senin, 14 April 2025.

Ia menjelaskan, klaster tersebut meliputi, adanya managemen, bagaimana pelayanan kesehatan ibu dan anak, pelayanan kesehatan kepada orang dewasa lansia, kemudian klaster pelayanan penyakit menular.

“Dengan begitu, pelayanan kepada masyarakat diharapkan semakin meningkat,” harapnya.

Menurutnya, dengan pedoman baru ini pihaknya meminta seluruh tenaga kesehatan selalu siap memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat merasa nyaman saat membutuhkan pelayanan kesehatan.

“Kesehatan merupakan salah satu kebutuhan paling mendasar bagi Masyarakat, kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan yang optimal,” pungkasnya.

Ia menegaskan, layanan kesehatan primer, merupakan layanan paling dekat dengan masyarakat, sehingga harus berfokus pada upaya menjaga kesehatan masyarakat, bukan hanya mengobati yang sakit.

“Pendekatan yang dipilih untuk pelayanan kesehatan primer saat ini adalah memperkuat layanan promotif dan preventif yang berbasis siklus hidup melalui integrasi layanan kesehatan primer,” bebernya.

Integrasi layanan kesehatan primer mengubah pola kerja layanan kesehatan dengan menitikberatkan pada upaya promotif dan preventif berbasis siklus hidup, sehingga dapat memberikan layanan kesehatan yang lebih terintegrasi dan komprehensif. (din/j)