BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Arton S Dohong, mendesak Pemerintah Provinsi Kalteng untuk segera membangun kembali Gereja Maranatha yang terbakar pada tahun 2024.
Arton menyebut kebakaran tersebut sebagai musibah yang mendalam bagi umat Kristiani di Palangka Raya, mengingat gereja tersebut merupakan salah satu gereja tertua dan bersejarah di kota ini.
Arton berharap pembangunan gereja dapat dimulai pada tahun 2025, meskipun ia menyadari bahwa proses pembangunan membutuhkan waktu lebih dari satu tahun dan anggaran yang cukup besar.
Ia menegaskan kesiapan DPRD Kalteng untuk mengawal proses penganggaran dan memastikan anggaran yang dikucurkan sesuai dengan kebutuhan pembangunan.
"Kita akan mengawal bantuan dari pemerintah, berapapun anggaran yang dibutuhkan, mungkin saja tahun ini berapa anggarannya dan di 2026 bisa dianggarkan untuk proses penyelesaian pembangunannya," ujar Arton, Senin 14 April 2025.
--page
Arton menekankan pentingnya percepatan pembangunan Gereja Maranatha mengingat sejarah dan peran penting gereja tersebut dalam kehidupan umat Kristiani di Palangka Raya.
Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk mendukung pembangunan tempat ibadah dari berbagai agama, termasuk dalam hal pembangunan gedung dan kesejahteraan pengurusnya.
Arton mengajak seluruh masyarakat dan jemaat untuk turut serta dalam pembangunan kembali gereja tersebut.
"DPRD berkomitmen untuk mendorong pemerintah provinsi menjadikan pembangunan Gereja Maranatha sebagai program prioritas," pungkasnya. (PATHUR/y)









