KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Wakil Bupati Gunung Mas Efrensia L.P Umbing mengajak semua pihak untuk terus berperan aktif dalam percepatan penurunan stunting.

"Penurunan angka stunting adalah tanggung jawab bersama, kita harus bersinergi lintas sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga pelayanan sosial," kata Efrensia, Senin, 14 April 2025.

Dia melanjutkan menyusul di terbitkannya Strategi Nasional (Stranas) Pencegahan dan Penurunan Stunting untuk periode 2025–2029, pihaknya perlu mereview program yang telah ada agar selaras dengan kebijakan nasional tersebut.

"Rencana kerja akan kita susun dan bawa ke dalam bahan rapat. Termasuk di dalamnya inovasi-inovasi yang sudah di lakukan, karena selama ini puji Tuhan, Gumas berhasil menurunkan angka stunting," jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya validitas data dan integrasi program antar perangkat daerah agar langkah yang diambil dalam penanganan stunting bisa lebih terukur dan tepat sasaran.

Berdasarkan studi status gizi Indonesia (SSGI) 2023, angka prevalansi stunting di Kabupaten Gunung Mas yakni 12,9 persen.

Sedangkan berdasrakan hasil timbang ukur intervensi serentak pencegahan stunting Kabupaten Gunung Mas tahun 2024, prevalansi stunting di Gumas menjadi 10,4 persen. (RISKA YULYANA/R)