BORNEONEWS, Sampit – Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Rimbun menanggapi kritikan dari sejumlah pihak yang menilai kinerja lembaga legislatif belum menunjukkan gebrakan nyata setelah setahun masa jabatan anggota DPRD berjalan sejak pelantikan pada 2024.
Pihaknya telah bekerja secara maksimal dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat, meskipun diakuinya masih ada beberapa hal yang menjadi pekerjaan rumah.
"Menanggapi isu dari luar, saya sebagai pimpinan menilai hal itu tidak sepenuhnya benar. Kami sudah berupaya maksimal, namun karena banyaknya surat masuk, maka kami tekankan lagi kepada komisi-komisi untuk lebih aktif menjadwalkan rapat dengar pendapat serta menindaklanjuti keluhan yang ada," kata Rimbun, Senin, 14 April 2025.
DPRD Kotim telah melaksanakan berbagai kegiatan termasuk menggelar beberapa rapat dengar pendapat (RDP) menanggapi keluhan masyarakat.
Pihaknya juga melaksanakan kunjungan ke rumah sakit untuk melihat kondisi pelayanan kesehatan.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul kritik dari pemerhati kebijakan publik dan politik lokal, Agung Adisetiyono, yang menyayangkan belum terlihatnya dampak nyata dari kinerja DPRD selama setahun terakhir.
Agung menilai wakil rakyat harus lebih responsif terhadap pengaduan masyarakat dan tidak terlalu fokus pada kegiatan luar daerah yang dinilai kurang memberikan kontribusi konkret. (DEWI PATMALASARI/R)









