PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Yudhi Karlianto Manan mengimbau masyarakat dan pelaku peternakan ayam agar lebih bijak dalam mengelola limbah kotoran ayam. 

Ia menyarankan agar limbah tersebut dimanfaatkan sebagai pupuk alami bagi tanaman, khususnya sayuran, guna mencegah pencemaran lingkungan.

Menurut Yudhi, pengelolaan limbah peternakan yang tepat tidak hanya membantu menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. 

Limbah kotoran ayam yang dibiarkan begitu saja dapat mencemari udara dan tanah, serta menimbulkan gangguan kesehatan.

“Daripada dibuang sembarangan dan menimbulkan pencemaran, kotoran ayam bisa diolah menjadi pupuk organik yang bermanfaat untuk tanaman. Ini juga bisa menjadi peluang usaha,” ujar Yudhi, Senin, 14 April 2025.

Ia juga mendorong pemerintah daerah melalui dinas terkait, untuk memberikan pembinaan dan pelatihan kepada para peternak agar mampu mengelola limbah ternak secara efektif dan ramah lingkungan.

“Dengan pengelolaan yang baik, kita bisa menjaga lingkungan tetap bersih sekaligus mendukung pertanian organik di wilayah kita,” tambahnya.

Yudhi berharap imbauan ini dapat menjadi perhatian bersama agar tercipta lingkungan yang sehat dan berkelanjutan di Kota Palangka Raya. (MARINI/R)