NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Pemerintah Kabupaten Lamandau telah menggelar forum konsultasi publik yang membahas mengenai Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2029 dengan dihadiri berbagai pihak yang berkepentingan dalam pembangunan daerah.

“Fokus utama dalam RPJMD ini yakni pembangunan infrastruktur yang bertujuan untuk meningkatkan distribusi pembangunan yang lebih merata,” ucap Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid.

Dia mengatakan, infrastruktur yang memadai akan menjadi landasan penting dalam pertumbuhan ekonomi, pelayanan kepada masyarakat, serta kemudahan akses terhadap layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan dan lapangan pekerjaan.

Untuk itu, perangkat daerah dan para pemangku kepentingan harus mengambil langkah konkret percepat pembangunan infrastruktur.

“Pembangunan infrastruktur itu tidak hanya dalam bentuk pekerjaan konstruksi dan perbaikan jalan, tetapi juga pembangunan sarana air bersih, pusat kesehatan, jaringan listrik, peningkatan infrastruktur digital dan telekomunikasi,” jelasnya.

Dia menekankan agar RPJMD Kabupaten Lamandau menjadi bagian integral perencanaan pembangunan nasional, sehingga nanti diperlukan penyelarasan dengan visi dan misi Presiden RI, sebagaimana tertuang di Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 yang di dalamnya memuat prioritas pembangunan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. (din/j)