BORNEONEWS, Palangka Raya – Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk meninggalkan kebiasaan bekerja secara sektoral dalam menangani kemiskinan.
Hal tersebut ia sampaikan dalam dialog bersama pemangku kepentingan di Aula Jayang Tingang, Selasa, 15 April 2025, sebagai respons atas arahan Presiden RI terkait strategi nasional pengentasan kemiskinan.
Saifullah menekankan bahwa program pemerintah harus dirancang dengan arah yang jelas, terpadu, dan terintegrasi antar kementerian serta pemerintah daerah.
“Hilangkan ego sektoral, kebiasaan untuk kerja sendiri harus dihilangkan dan diganti dengan pola kerja yang sesuai dengan perintah undang-undang,” katanya.
Ia mengingatkan bahwa program harus berkelanjutan agar bisa diukur dampaknya setiap tahun terhadap mobilitas keluarga miskin.
Dengan kerja sama yang solid dan terpadu, ia yakin angka kemiskinan bisa ditekan secara signifikan. (HERMAWAN DP/R)









