SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) meminta Penyuluh Agama Islam di wilayah setempat harus aktif dan kreatif di media sosial pada era digitalisasi ini. 

"Saya menyampaikan penghargaan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan peserta yang telah berperan serta dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Kegiatan itu bukan hanya sekedar pelatihan teknis, tapi juga merupakan ikhtiar bersama dalam menjawab tantangan zaman," kata melalui Kasubag TU Kemenag Kotim Rabiatul Adawiyah, Selasa, 15 April 2025.

Hal tersebut ia sampaikan saat kegiatan pelatihan pembuatan konten kreatif di media sosial bagi penyuluh agama Islam.

Ia menekankan pentingnya peran penyuluh agama di era digital.  Hal ini dikarenakan hidup di era digital, era di mana informasi mengalir deras dan media sosial menjadi ruang utama interaksi masyarakat.

"Jadi penyuluh agama hari ini tidak cukup hanya hadir di mimbar dan majelis taklim, tetapi juga harus mampu hadir secara aktif, positif, dan kreatif di ruang digital," jelasnya.

Menurutnya, dengan adanya pelatihan ini tidak hanya mengajarkan pembuatan konten menarik, tetapi juga etika berdakwah di dunia digital. Para penyuluh agama mampu menyampaikan nilai-nilai Islam dengan cara yang santun, elegan, dan sesuai dengan karakter masyarakat digital saat ini.

Ia juga yakin para penyuluh agama Kotim dapat menjadi agen perubahan dan pelopor dakwah kreatif.

 "Dengan semangat belajar, berinovasi, dan berkolaborasi, para penyuluh agama Islam Kabupaten Kotim akan mampu menjadi agen perubahan, menjadi pelopor dakwah kreatif yang mencerahkan dan menyatukan," tegasnya.

Lebih lanjut, Rabiatul mengingatkan bahwa kehadiran di media sosial bukan sekadar untuk tampil, tetapi untuk menyampaikan nilai-nilai Islam dan pesan-pesan modernisasi beragama dengan baik. 

"Namun perlu saya tegaskan, kehadiran di media sosial bukan sekedar tampil, tapi bagaimana nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin, pesan-pesan modernisasi beragama dapat tersampaikan dengan baik," pungkasnya. (DEVIANA/H)