BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui BAPPERIDA menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting 2025 dengan fokus pada penguatan sinergi lintas sektor.
Kegiatan ini dilaksanakan di Aula BAPPERIDA Provinsi Kalteng dan dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo, baru baru ini.
Dalam arahannya, Wagub berharap seluruh pemangku kepentingan terus meningkatkan kontribusi dalam mendukung program nasional dan daerah untuk menurunkan prevalensi stunting.
“Menjadi harapan dan doa kita bersama, semoga hasil pengukuran SSGI menunjukkan peningkatan signifikan yang mencerminkan keberhasilan program percepatan penurunan stunting di Kalimantan Tengah,” kata Edy Pratowo di Palangka Raya.
Sementara itu, Leonard S. Ampung menekankan pentingnya integrasi intervensi stunting dalam dokumen perencanaan dan penganggaran daerah.
“Rakor ini sebagai langkah strategis dalam menyelaraskan target-target kinerja dan capaian layanan intervensi, agar semuanya dapat terintegrasi secara sistematis,” tegasnya. (HERMAWAN DP/R)
Pemprov Kalteng Dorong Sinergi Multipihak Aksi Penurunan Stunting 2025
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Gubernur Kalteng Tegaskan Komitmen Siapkan Fasilitas Kesehatan Warga Terdampak Kabut Asap
Luas Karhutla Kalteng 2026 Sekitar 15 Kali Lipat Tahun Lalu, Seruyan dan Kotim Melonjak Tajam
OJK Kalteng Perkuat Inklusi Keuangan hingga Desa, Sasar Penyandang Disabilitas dan Pelajar
Menkes Apresiasi Penanganan ISPA Pemko Palangka Raya di Tengah Kabut Asap
Polusi Udara Kalteng Tertinggi, Saat Menkes RI Kunjungan Ke Kota Palangka Raya
Menkes Ungkap Dampak Kabut Asap di Kalteng, Pasien Masuk RS Naik Tiga Kali Lipat
Komentar (0)
Memuat komentar…







