BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekretaris Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Bryan Iskandar, menyambut positif wacana pembentukan Sekolah Rakyat di Kalteng.
Ia berharap program ini dapat meningkatkan angka partisipasi pendidikan di daerah, terutama di wilayah terpencil dan tertinggal.
Bryan Iskandar mengatakan bahwa akses pendidikan masih menjadi tantangan di beberapa wilayah Kalteng. Banyak anak-anak yang putus sekolah atau tidak mendapatkan akses pendidikan yang layak karena keterbatasan infrastruktur dan aksesibilitas.
"Sekolah Rakyat diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan akses pendidikan di daerah terpencil," ujar Bryan Iskandar, Rabu, 16 April 2025.
Program ini dinilai relevan dengan kondisi geografis Kalteng yang memiliki wilayah yang luas dan beragam.
Sekolah Rakyat dirancang dengan pendekatan yang lebih fleksibel dan disesuaikan dengan kondisi setempat. Kurikulumnya akan lebih menekankan pada keterampilan hidup dan kearifan lokal.
Keberhasilan program Sekolah Rakyat sangat bergantung pada kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait.
"Saya berharap semua pihak dapat bersinergi untuk mewujudkan program ini demi meningkatkan kualitas pendidikan di Kalteng," pungkasnya. (PATHUR/R)









