BORNEONEWS, Sampit - Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Sampit menemukan sabu dari laki - laki berinisial S yang berstatus tahanan titipan saat melakukan razia rutin di blok hunian Warga Binaan.
Kalapas Sampit Muhammad Yani saat di konfirmasi mengatakan, kasus bermula saat Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakat (KPLP) Hadi Prabowo melakukan razia rutin di blok hunian warga binaan Kamis, 27 Maret 2025.
Saat itu razia dilakukan secara acak, petugas menuju kamar 2 blok A yang ditempati oleh tahanan titipan atau yang masih berproses hukum. Penggeledahan badan dan seluruh barang yang ada di kamar tersebut tak luput digeledah petugas.
Ketika petugas memeriksa badan S terjatuh satu paket sabu seberat 1,15 gram dari dalam kantong celananya. Saat ditanyai petugas, S mengaku barang haram tersebut adalah miliknya sendiri yang didapat dari sang istri sewaktu berkunjung.
Selain sabu petugas juga menemukan ponsel milik S yang di dalamnya terdapat bukit percakapan bersama sang istri mulai dari penyiapan barang menimbang hingga proses pengantaran.
"Mengetahui hal ini saya langsung menghubungi Pak Kapolres AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui kasat narkobanya pak Suherman datang menindaklanjuti dan kita serahkan seluruhnya ke teman - teman kepolisian," kata Yani, Rabu, 16 April 2025.
Yani menambahkan, bahwa pihaknya menyadari sarana dan prasarana mungkin terbatas khususnya untuk penggeledahan wanita agak lemah sehingga kasus ini bisa terjadi.
Kendati demikian lapas sampit tetap berkomitmen akan memperketat pintu masuk agar hal serupa tidak terjadi. Bahkan pihaknya gencar melakukan setiap minggu dua kali dan insidentil.
Sementar untuk S sendiri secara SOP lembaga pemsyarakatan akan mendapatkan sanksi yang nanti akan ditentukan dalam sidang pengamat pemasyarakatan.
Sanksi yang akan didapatkan dari pelaku secara SOP tidak akan mendapatkan hak - haknya seperti tidak dapat remisi, tidak mendapatkan pembebasan bersyarat, dan kita amankan di sel isolasi untuk mempermudah proses penyidikan.
"Alhamdulillah selama ini kami pihak lapas dengan Kapolres mereka sigap dan responnya cepat sangat luar biasa. Kami mengucapkan terimakasih juga kepada bapak kapolres, Ini merupakan bukti sinergitas antara kami dan aparat penegak hukum," tutupnya. (BUDDI RAHMAT H/j)









