BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DisperindagkopUKM) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terus memperkuat perlindungan konsumen melalui kegiatan pengawasan Barang Dalam Keadaan Terbungkus (BDKT).
Pengawasan ini menyasar sejumlah toko swalayan atau minimarket dan para pengrajin atau pengemas produk olahan makanan yang tersebar di wilayah Kobar.
Kepala DisperindagkopUKM Kobar, Alfan Khusnaini, melalui Kepala Bidang Perdagangan, Suhendra, menyampaikan bahwa kegiatan pengawasan dilakukan secara rutin untuk memastikan barang yang dijual ke masyarakat memenuhi standar dan layak konsumsi.
“Pengawasan ini bertujuan menjaga keadilan dalam perdagangan dan industri, menjamin keamanan serta keakuratan dalam pengisian dan penjualan produk. Yang paling penting adalah memberikan rasa aman dan nyaman bagi konsumen, serta mencegah kecurangan yang merugikan,” kata Suhendra, Rabu, 16 April 2025.
Ia menjelaskan, pengawasan BDKT merupakan bentuk pemantauan terhadap produk yang sudah dikemas, termasuk pengecekan label, informasi berat bersih, tanggal kedaluwarsa, dan legalitas izin usaha.
Menurut Suhendra, kegiatan pengawasan ini telah dilakukan di beberapa lokasi. Di Kecamatan Pangkalan Lada, pengawasan dilaksanakan pada Senin, 14 April 2025, kemudian dilanjutkan di Kecamatan Kumai pada Selasa, 15 April 2025.
“Pengawasan ini dilakukan secara rutin sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam melindungi hak-hak konsumen,” ujarnya.
Suhendra menambahkan bahwa hasil dari pengawasan akan dituangkan dalam bentuk rekomendasi, saran, atau masukan kepada produsen, perusahaan, atau pihak pengemas produk. Tujuannya agar mereka melakukan perbaikan atau penyesuaian bila ditemukan ketidaksesuaian. Penjual atau pengecer tidak menjadi target dalam pengawasan ini.
“Diharapkan dengan pengawasan ini, masyarakat dapat merasa lebih aman, nyaman, serta puas dalam menggunakan atau mengonsumsi produk BDKT,” tegasnya. (DANANG/H)
DisperindagkopUKM Kobar Awasi BDKT di Swalayan dan Pengrajin Makanan Olahan
Bagikan:

PANGKALAN BUN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







