SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Hasil panen padi di sawah Beruntung Jaya Desa Sungai Pasir, Kecamatan Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara kali ini kurang maksimal.

Masalah disawah seluas 400 hektar tersebut disebabkan beberapa faktor seperti curah hujan tinggi sehingga mengakibatkan banjir dan sebagian lahan pertanian gagal panen, selain itu juga adanya serangan hama keong yang memakan tanaman padi milik petani.

Bupati Sukamara, Masduki mengatakan bahwa dalam acara syukuran panen padi, pihaknya melakukan dialok bersama para petani. Dalam pertemuan uru disampaikan keluhan terhadap beberapa kendala yang dihadapi.

“Beberapa keluhan petani tadi kita tampung, seperti hama keong yang merusak, mereka minta untuk bantuan racun keong, lalu jalan pertanian, alsintan dan lain sebagainya semua itu kita akomodir melakukan dinas terkait,” Masduki.

Dia menegaskan, bahwa pemerintah Sukamara akan selalu siap mendukung para petani untuk bisa meningkatkan produktivitas sehingga dapat menghasilkan panen padi yang melimpah dengan kualitas unggul.

“Pembangunan dibidang pertanian merupakan salah satu prioritas yang akan terus kita kembangkan di Kabupaten Sukamara, karena telah menjadi misi kami dan ini sejalan dengan Asta cita bapak presiden RI,” kata Masduki.

Menurutnya, sektor pertanian ditempatkan pada urutan pertama dalam misi membangun kemandirian bangsa, yang membuktikan bahwa sektor pertanian sangat penting bagi negara.

“Oleh kerena itu, bupati dan wakil bupati Sukamara berkomitmen untuk terus mengembangkan sektor pertanian. Dengan mengusung konsep pertanian terintegrasi, yaitu pengelolaan pertanian dari hulu sampai ke hilir dengan semangat Gawi Barinjam,” tukas Masduki. (NORHASANAH/H)