SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Pembangunan Puskesmas Jelai yang saat ini masih terus dikerjakan telah terlambat penyelesaiannya selama 4 bulan. Mestinya pembangunan yang dimulai sejak 30 Juni 2024 seharusnya sesuai kontrak sudah rampung pada 27 Desember 2024.  

"Ini kita monitoring perkembangan pembangunan Puskesmas Jelai yang mana proyek mulai dikerjakan pada 30 Juni dan dalam kontrak sudah selesai tanggal 27 Desember 2024. Sekarang sudah tamggal 15 April 2025 artinya sudah terlambat sekitar 4 bulan," kata Bupati Sukamara, Masduki saat meninjau langsung kelokasi pembangunan Puskesmas Jelai pada Selasa, 15 April 2025.

Masduki juga mengatakan bahwa seharusnya pekerjaan tidak boleh terjadi seperti ini karena penggunaan uang pemerintah untuk pembangunan layanan kesehatan tersebut sudah bisa dinikmati oleh masyarakat. 

"Ini mereka masih minta waktu lagi kedepan padahal tawar menawar ini tidak boleh sebab sudah jelas aturannya berapa lama waktu pengerjaan yang sudah ditetapkan dengan anggaran Rp 8 Miliar lebih," ujar Masduki.

Masduki menegaskan bahwa pihaknya akan kembali melakukan pengecekan terhadap pembangunan proyek Puskesmas Jelai hingga akhir bulan April 2025 ini karena ada yang menginformasikan bahwa pekerjaan bisa diselesaikan. 

"Ini tidak boleh dibuat main main, Akhir bulan nanti saya akan kesini dan survey, apabila belum ada perkembangan maka akan kita lakukan tindakan selanjutnya," ucap Masduki. (fah)