BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota Komisi III DPRD Palangka Raya, Hasan Busyairi, meminta pemerintah setempat untuk meningkatkan langkah-langkah pencegahan dan pengendalian terhadap penyebaran flu burung (avian influenza) pada unggas.
Seruan ini disampaikannya, sebagai bentuk kewaspadaan terhadap potensi ancaman kesehatan masyarakat dan kerugian ekonomi di sektor peternakan.
“Flu burung bukan hanya berdampak pada ternak unggas, tetapi juga berpotensi membahayakan kesehatan manusia. Oleh karena itu, dibutuhkan langkah konkret dan cepat dari pemerintah daerah,” ujar Hasan, Kamis 17 April 2025.
Ia menilai bahwa pengawasan biosekuriti di peternakan, pasar unggas, serta transportasi hewan perlu ditingkatkan. Selain itu, sosialisasi kepada peternak dan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan.
Hasan juga mendorong Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya untuk aktif melakukan pemantauan dan vaksinasi unggas, serta menyiapkan prosedur penanganan cepat jika ditemukan kasus.
--page
“Kita ingin menjaga ketahanan pangan dan mencegah kerugian peternak. Pemerintah harus hadir dan bertindak sebelum wabah meluas,” tegasnya. (MARINI/y)









