PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, berhasil meraih prestasi membanggakan di bidang digitalisasi pemerintahan. Berdasarkan hasil Survei Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) semester II tahun 2024, Palangka Raya menempati peringkat pertama sebagai kota digital terbaik se-Kalimantan dan peringkat ke-17 tingkat nasional, hal ini disampaikan oleh Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin.

ETPD merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk mentransformasikan transaksi pendapatan dan belanja pemerintah daerah dari sistem tunai ke sistem nontunai berbasis digital.

Program ini merupakan bagian penting dari upaya pemerintah untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Dengan sistem digital, diharapkan proses administrasi pemerintahan menjadi lebih cepat, akurat, dan terhindar dari potensi penyimpangan.

"Pencapaian peringkat pertama se-Kalimantan dan peringkat 17 nasional untuk ETPD menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kota Palangka Raya dalam mengembangkan pemerintahan berbasis digital," katanya, Kamis, 17 April 2025.

Lanjutnya hal ini sejalan dengan konsep Smart City atau kota pintar, yang memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk meningkatkan efisiensi, konektivitas, dan kualitas hidup warganya. Digitalisasi pemerintahan menjadi kunci dalam mewujudkan kota yang modern dan berkelanjutan.

--page

Prestasi ini tidak terlepas dari kerja keras dan dedikasi seluruh aparatur pemerintah Kota Palangka Raya dalam menerapkan dan mengoptimalkan sistem ETPD.

Ke depan, Pemerintah Kota Palangka Raya akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan publik berbasis digital. Dengan memanfaatkan teknologi digital secara optimal, diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pelayanan, mempermudah akses informasi bagi masyarakat, dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.

"Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi daerah lain untuk terus berinovasi dan mengembangkan pemerintahan berbasis digital," tutup Fairid (PATHUR/y)