BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz mengatakan bahwa sejak awal tahun 2025 sampai dengan bulan Maret, OJK Kalteng telah melaksanakan 23 kegiatan yang mendukung perkembangan sektor edukasi dan pelindungan konsumen.
"Kita telah melaksanakan 21 kegiatan edukasi keuangan antara lain kuliah umum digital financial literacy kepada pelajar dan mahasiswa di Kalimantan Tengah yang dihadiri sekitar 1.300 peserta secara hybrid. Melaksanakan podcast edukasi keuangan bersinergi dengan ANTARA Kalteng dan RRI Palangka Raya," kata Primandanu baru-baru ini.
Hal ini disampaikan Primandanu dalam Media Update Batang Garing atau Berbagi Berita tentang Perkembangan Industri Jasa Keuangan, Sosialiasi Pengenalan Pasar Modal Indonesia dan Halal Bihalal bersama insan pers pada Rabu, 16 April 2025.
Memimpin kegiatan ini Kepala Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz serta Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia atau BEI Kalimantan Tengah, Stephanus Cahyo Adiraja menyampaikan sosialisasi pasar modal.
"Selain itu, dalam rangka menyemarakan bulan suci Ramadan OJK Kalteng juga telah melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan literasi maupun inklusi keuangan Syariah pada rangkaian National Halal Fair Provinsi Kalimantan Tengah, School of Syariah di Universitas Muhammadiyah Palangka Raya," katanya lagi.
Selain itu, lanjut Primandanu, pihaknya juga melaksanakan satu kegiatan inklusi keuangan kick off Ekosistem Pesantren Inklusif Keuangan Syariah atau EPIKS di Pondok Pesantren Hidayatullah Palangka Raya.
"Serta juga 1 kegiatan kehumasan, kemitraan dan publikasi, yang dilaksanakan dengan media gathering insan pers se-Kalimantan Tahun 2025 yang dilaksanakan di Bandung dengan rangkaian kegiatan berupa pengenalan Indonesia Anti Scam Centre atau IASC OJK, kunjungan ke PT Bursa Efek Indonesia, serta media update perkembangan sektor jasa keuangan di masing-masing daerah," tuturnya. (TESTI PRISCILLA/H)









