BORNEONEWS, Palangka Raya - Ekspor melalui pelabuhan di Kalimantan Tengah selama Februari 2025 didominasi oleh hasil industri, mencapai US$63,01 juta atau 89,16 persen dari total ekspor.
Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti mengungkapkan bahwa produk utama yang diekspor berasal dari kelompok lemak dan minyak hewani/nabati yakni inyak kelapa sawit, kelompok kayu dan barang dari kayu yakni ayu olahan dan kayu lapis, serta produk kimia dasar organik yang bersumber dari hasil pertanian.
"Selain hasil industri, sektor tambang dan pertanian juga berkontribusi pada ekspor di Kalimantan Tengah," kata Agnes pada Kamis, 17 April 2025.
Ekspor hasil tambang mencakup 7,47 persen dari total nilai ekspor melalui pelabuhan Kalimantan Tengah, dengan nilai US$5,28 juta, sebagian besar berasal dari komoditas batu bara.
"Sementara itu, ekspor dari sektor pertanian mencapai US$2,38 juta, atau 3,37 persen dari total ekspor," katanya.
Agnes menyatakan, jika dibandingkan dengan Januari 2025, nilai ekspor Februari 2025 mengalami peningkatan signifikan sebesar US$13,55 juta, atau naik 23,72 persen.
"Peningkatan ini terutama berasal dari sektor industri yang mengalami kenaikan sebesar US$11,06 juta atau 21,29 persen, diikuti sektor tambang yang naik 65,52 persen dengan tambahan US$2,09 juta," jelas Agnes.
Dibandingkan dengan Februari 2024, katanya, nilai ekspor Februari 2025 melalui pelabuhan Kalimantan Tengah mencatatkan peningkatan sebesar US$13,91 juta, atau naik 24,51 persen.
"Kenaikan ini terjadi pada sektor industri dengan tambahan US$12,26 juta atau 24,16 persen serta sektor pertanian yang meningkat signifikan sebesar US$2,36 juta, mencapai pertumbuhan hingga 11.800,00 persen," terangnya.
Secara kumulatif, nilai ekspor Kalimantan Tengah selama Januari-Februari 2025 juga menunjukkan peningkatan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Total nilai ekspor mencapai US$9,56 juta, naik sebesar 8,09 persen dibandingkan Januari-Februari 2024.
"Peningkatan tersebut merupakan hasil dari meningkatnya aktivitas ekspor di seluruh sektor. Kita optimistis bahwa ekspor melalui pelabuhan Kalimantan Tengah akan terus meningkat di masa mendatang," tuturnya.(TESTI PRISCILLA/R)









