BORNEONEWS, Kuala Kurun - Dua kaca kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) di Jalan Yos Sudarso, Kuala Kurun, Rabu (5/10/2016) malam, dilempar batu hingga pecah. 

"Saya bingung saat ke kantor PMI Gunung Mas, Kamis (6/10) pagi, melihat kaca berhamburan di lantai. Ternyata ada kaca yang pecah dilempar batu," kata Ketua PMI Kabupaten Gumas Anthony L Djaga kepada wartawan saat berada di kantor Bupati Gumas, Jumat (7/10/2016). 

Menurut Anthony, melihat hal tersebut ia langsung membuat laporan ke Polsek Kurun. Setelah mwnerima laporan itu, anggota Polsek pun langsung melakukan olah TKP dan melakukan penyelidikan terhadap pecahnya kaca jendela depan kantor PMI Kabupaten Gumas.

"Kantor PMI kan merupakan fasilitas negara dan saat ini menjadi tanggungjawab saya. Sehingga kaca yang pecah dilempar dengan batu saya laporkan ke kepolisian," ujar Anthony.

Menurut Anthony, dengan telah disampaikan laporan ke Polsek Kurun, ia menyerahkan kasus itu sepenuhnya ke aparat kepolisian. Seraya berharap kejadian serupa tidak terulang di masa yang akan datang karena kejadian itu merugikan PMI dan Pemerintah Kabupaten Gumas.

"Memang pada malam hari, di depan kantor PMI Kabupaten Gunung Mas banyak anak muda nongkrong. Namun kami tidak menuduh siapa pun. Mengingat kasus ini sudah diserahkan ke kepolisian," cetus pria yang pernah menduduki jabatan kepala Dinas Pendidikan dan Asisten I Setda Gumas tersebut.

Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Kurun Iptu I Gede Arya Dharmika membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari ketua PMI Kabupaten Gumas, terkait kaca yang pecah. Aparat Polsek Kurun pun menindaklanjuti laporan tersebut.

"Tindakan selanjutnya, kami mengamankan barang bukti berupa batu dan bukti lainnya. Akan rutin melakukan patroli pada malam hari di sekitar bundaran dan sekitar kantor PMI, kemungkinan bersama Satpol PP Gunung Mas," katanya. (EPRA SENTOSA/m).