SERUYAN –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, menegaskan pentingnya disiplin sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas aparatur pemerintah.

Hal ini disampaikannya saat memimpin Apel Hari Kesadaran Nasional di lingkungan Pemeerintah Kabupaten Seruyan, di halaman Kantor Bupati Seruyan, Kamis, 17 April 2025.

Menurut Bupati, apel bulanan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud konkret dalam membangun budaya kerja yang profesional dan bertanggung jawab di lingkungan pemerintah daerah.

“Setiap orang yang mampu mengontrol diri berarti memiliki disiplin pribadi yang kuat, yang dapat dipastikan akan menjadi manusia terhormat dan berhasil dalam hidupnya,” ujarnya di hadapan para ASN dan Non-ASN peserta apel.

Ia menekankan bahwa disiplin pegawai memiliki dampak besar terhadap kelancaran penyelenggaraan roda pemerintahan dan pembangunan, sekaligus bermanfaat bagi kemajuan individu.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan seluruh aparatur pemerintah daerah, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Non-ASN, agar tidak melupakan tiga peran utamanya sebagai abdi negara, abdi masyarakat, dan abdi pemerintah.

“Sebagai abdi negara, kita harus senantiasa berupaya untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” imbuhnya.

Ia juga menyampaikan harapan agar setiap aparatur negara yang memegang jabatan dapat menjalankan tugas pokok dan fungsinya secara maksimal, bekerja sesuai aturan, serta mampu memenuhi ekspektasi masyarakat.

Selain itu, Bupati menekankan pentingnya menjadi teladan dalam sikap dan perilaku, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat. Nilai-nilai seperti toleransi, tenggang rasa, dan integritas harus terus dijunjung tinggi.

“ASN dan Non-ASN harus menjadi panutan bagi masyarakat, karena mereka adalah cerminan wajah pemerintah,” katanya.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh aparatur pemerintah untuk menjadikan momentum Apel Hari Kesadaran Nasional sebagai titik tolak perubahan positif dalam pola pikir dan kinerja.

“Mari kita jadikan apel ini sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri, meningkatkan kinerja dan dedikasi kita, serta meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk dalam bekerja,” pungkasnya. (FAHRUL/H)