PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia atau BEI Provinsi Kalimantan Tengah, Stephanus Cahyo Adiraja, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan Road to CMSE 2025 sejalan dengan program tematik TPAKD 2025.

"Program ini bertujuan untuk mengakselerasi pemanfaatan produk dan layanan industri keuangan di pasar modal," kata Cahyo kepada Borneonews pada Kamis, 17 April 2025.

Dalam pelaksanaannya, lanjut Cahyo, Road to CMSE 2025 diharapkan melibatkan lebih banyak pemangku kepentingan, instansi, dan komunitas.

"Dengan rentang waktu yang lebih panjang, kegiatan ini diupayakan dapat menciptakan kolaborasi yang lebih baik serta menghasilkan ekosistem investasi yang inklusif. Hal ini diharapkan berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan pasar modal Indonesia sekaligus perekonomian nasional," katanya.

Sementara itu, Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik menyatakan bahwa melalui edukasi dan sosialisasi yang akan dilakukan sepanjang tahun, masyarakat diharapkan lebih memahami pentingnya investasi sejak dini. Menurut Jeffrey, literasi finansial adalah kunci agar masyarakat mampu merencanakan masa depan dengan lebih baik.

"Kesuksesan yang telah diraih pada program Road to CMSE 2024 menjadi pondasi bagi pelaksanaan kegiatan tahun ini. Dari Agustus hingga awal November 2024, Road to CMSE 2024 telah menyelenggarakan 119 rangkaian kegiatan literasi di berbagai daerah di Indonesia. Kegiatan tersebut melibatkan partisipasi aktif dari 119 perguruan tinggi, instansi, dan komunitas, dengan total peserta mencapai 221.509 orang," terang Jeffrey.

Kegiatan Road to CMSE 2024 tidak hanya mencakup seminar dan pelatihan, namun juga fun competition seperti kompetisi investasi saham hingga e-sport. Berbagai instansi pemerintah kota/kabupaten serta institusi pendidikan tinggi turut ambil bagian dalam kegiatan ini, menambah semarak dan semangat literasi pasar modal.

Keberhasilan lain dari Road to CMSE 2024 adalah terciptanya pemberitaan masif di berbagai media. Terdapat 242 publikasi di media cetak, digital, dan sosial yang mendukung program ini. Selain itu, inisiatif ini juga menciptakan 143.728 investor baru, menunjukkan dampak langsung dari program literasi terhadap peningkatan jumlah investor pasar modal.

Road to CMSE 2025 kini membawa harapan besar untuk melanjutkan keberhasilan tersebut. Dengan langkah-langkah yang terarah, diharapkan program ini tidak hanya memperkuat pasar modal Indonesia tetapi juga memberi manfaat luas bagi masyarakat dan perekonomian nasional. (TESTI PRISCILLA/j)