BORNEONEWS, Tamiang Layang – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur, Jimmi WS Hutagalung, menegaskan pentingnya peningkatan mutu dan etika pelayanan oleh tenaga kesehatan (nakes) di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.
Hal itu disampaikan Jimmi usai menghadiri rapat kerja bersama DPRD Barito Timur terkait peningkatan kualitas layanan kesehatan, yang digelar di ruang rapat DPRD Barito Timur, Kamis, 17 April 2025.
“Fasilitas kesehatan ditingkatkan di 11 puskesmas dan satu rumah sakit supaya mutu pelayanan dan attitude pada saat pelayanan diperhatikan,” ujarnya.
Jimmi menekankan, koordinasi antara Dinas Kesehatan dan RSUD Tamiang Layang selama ini berjalan dinamis, dan harus terus ditingkatkan untuk menjamin pelayanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat.
Menurutnya, pelayanan yang baik tidak hanya soal kelengkapan tenaga medis seperti dokter umum dan spesialis, tetapi juga menyangkut sikap dalam melayani pasien, baik di rumah sakit maupun di puskesmas.
“Harus diingatkan juga bahwa saat ini kita menggunakan BPJS secara digital dengan identifikasi melalui sidik jari. Diharapkan masyarakat juga lebih memahami sistem ini,” tambahnya.
Ia mengingatkan bahwa minimnya pemahaman masyarakat terhadap sistem BPJS digital bisa memicu miskomunikasi. Oleh karena itu, pihak BPJS juga akan melakukan sosialisasi lebih lanjut mengenai hak-hak pengguna layanan.
“Untuk Dinas Kesehatan, kami akan menindaklanjutinya di 11 puskesmas, termasuk pengadaan sarana seperti pembangunan gedung dan penambahan mobil ambulans,” jelasnya.
Di akhir pernyataannya, Jimmi mengajak seluruh tenaga kesehatan agar bekerja dengan penuh dedikasi.
“Saran saya kepada teman-teman sejawat ataupun tenaga kesehatan di puskesmas, mari kita layani pasien dengan baik,” pungkasnya. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)









